Geliat Bisnis Digital Pacu Bisnis Perkantoran Jakarta

perkantoran, gedung perkantoran, perkantoran di jakarta

Suburnya industri digital ikut merangsang pertumbuhan bisnis perkantoran di Jakarta pada tahun 2016 kemarin. Hal tersebut dipaparkan oleh konsultan properti Jones Lang Lasalle (JLL).

Pada tahun 2016, JLL mencatat ada sebanyak 62 ribu meter persegi ruang perkantoran di Jakarta terserap pasar. “Beberapa sektor digital seperti IT, E-Commerce, dan professional services masih menjadi hal yang positif bagi permintaan ruang kantor di sejumlah gedung di kawasan Central Bussiness District (CBD) Jakarta,” ujar Angela Wibawa, Head of Market JLL di kantornya, Rabu 1 Februari 2017.

Tingginya penyerapan ruang perkantoran oleh para pebisnis digital itu justru dinilainya cukup untuk mengkompensasi di tengah masih merosotnya ekspansi perusahaan minyak dan gas.

JLL membukukan, persewaan ruang kantor tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 yaitu sekitar 40 ribu meter persegi atau tahun 2014 di angka sekitar 50 ribu meter persegi.

Baca Juga: Daftar Gedung Perkantoran Terbaik Di Jakarta 

Sementara dari sisi pasokan, sepanjang 2016 lalu ada 450 ribu meter persegi perkantoran baru yang ditawarkan. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi daripada periode 2015 saat dimana hanya ada tambahan perkantoran baru sebanyak 250 ribu meter persegi.

Pasokan ruang perkantoran pada tahun 2016 kemarin, adalah yang tertinggi selama sepuluh tahun terakhir. Namun, diperkirakan tahun ini tingkat pasokan akan lebih tinggi lagi hingga mencapai 700 ribu meter persegi.

“Sepanjang tahun 2016 kami merasakan adanya pasokan yang cukup tinggi untuk sektor perkantoran, yang di mana imbas dari peningkatan permintaan jadi tidak begitu terasa,” papar Head of Research JLL James Taylor.

Bagaimanapun, tingkat hunian gedung perkantoran pada tahun 2016 mencapai 84%. Berdasarkan prediksi lembaga konsultan properti dunia tersebut, pada tahun 2017 hingga 2019 tingkat okupansi bisa mencapai angka 95%. Pemicunya adalah tambahan pasokan perkantoran baru yang diperkirakan hanya akan mencapai 300 ribu meter persegi pada tahun 2018 hingga 2019.

Baca Juga: 5 Tempat Makan Asik di Gedung Perkantoran Jakarta

“Pasokan perkantoran di tahun 2016 dalam 10 tahun terakhir cukup besar, dan memberikan tekanan terhadap tingkat hunian perkantoran di kawasan CBD. Kemudian ada kecenderungan sampai tahun 2018 dan tahun 2019 menjadi titik nadir dari pasar perkantoran,” ucap James.

Berdasarkan catatan JLL, total luas ruang perkantoran di Jakarta saat ini sebesar 5,3 juta meter persegi.Di Jakarta, tarif sewa bruto (gross rent) gedung perkantoran sebesar Rp 295.224/meter persegi/bulan. Sedangkan harga base rent per bulan sebesar Rp 207.888/meter persegi, dan harga Service Charge per bulan sebesar Rp 87.336/meter persegi.

 

Sumber: katadata.co.id

Iklan

One response to “Geliat Bisnis Digital Pacu Bisnis Perkantoran Jakarta

  1. Ping-balik: Pasokan Perkantoran di Jakarta Masih Sangat Tinggi | danislexaw·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s