Bisnis Coworking Space Mulai Merambah Kota Kecil

kantor, ruang kantor, office space, coworking space
Bisnis Coworking Space Mulai Merambah Kota Kecil – accsoleh – wordpress.com

Tingkat penyerapan gedung perkantoran mengalami penurunan sejak tahun 2011 sampai tahun 2016. Walaupun tingkat penyerapannya mulai merangkak naik, Head of Research & Consultany Savills Indonesia Anton Sitorus menilai tingkat kekosongan perkantoran terbilang masih tinggi, yakni sebesar 24% pada tahun lalu, naik dari 21,5% pada tahun 2017. Anton menuturkan tingkat supply gedung perkantoran masih tinggi.

“Walaupun begitu tren penyerapannya sudah mulai meningkat atau rebound karena ditopang oleh permintaan untuk coworking space,” ucap Anton, Rabu 27 Februari 2019.

Baca Juga : Coworking Space Jadi Penyelamat Bisnis Sewa Ruang Kantor

Penyerapan gedung perkantoran di area distrik bisnis pada tahun 2016 dan tahun 2017 tidak sampai 100 ribu meter persegi. Tahun lalu, serapannya bisa melebih 100 ribu meter persegi. Adapun suplai gedung perkantoran masih tinggi. Tetapi, angka tersebut justru turun pada tahun 2018. Pendapat Anton, tingkat kekosongan gedung perkantoran yang paling tinggi terjadi pada grade A, yakni hampir 33%.

Pasokan dan Permintaan Perkantoran di Jakarta

Kekosongan juga terjadi pada gedung kelas premium yang mencapai 23%. Sementara tingkat kekosongan gedung perkantoran grade B dan C masih dibawah 20%. Hal tersebut, ucap Anton, membuat harga sewa kantor masih tertahan. “Khususnya untuk kelas premium, penurunan harganya lumayan signifikan, hampir 25% year on year. Sementara, untuk grade ABC mulai mereda penurunannya,” kata Anton.

Secara fundamental, kata Anton, penyerapan gedung perkantoran memang naik. Menurut Anton, hal tersebut ditopang permintaan perkantoran dari operator coworking space, seperti Gowork, Wework, Cohive, dan lainnya. Operator tersebut, kata Anton, mulai menyasar perusahaan start up hingga e-commerce. Bahkan, konsep coworking space ini mulai diminati oleh perusahaan konvensional.

“Perusahaan tersebut mulai nikmati coworking space karena mereka tidak perlu pusing perjanjian sewa dan lainnya karena sudah jadi tanggungan operator,” ucap Anton.

Hal serupa juga dipaparkan Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) bahwa tingkat okupansi dari gedung-gedung perkantoran ini hanya mencapai 78% saja dikarenakan tingginya penambahan jumlah gedung untuk wilayah central bisnis distrik. Adapun permintaan untuk coworking space dan juga perusahaan berbasis teknologi sepanjang tahun lalu mencapai sebesar 33% dari total serapan ruang kantor di area Jakarta.

Adapun luasnya mencapai 189 ribu meter persegi. James Taylor, selaku Head of Research JLL, beberapa waktu lalu menyebutkan sepanjang tahun 2018 terjadi peningkatan luas tempat yang dimanfaatkan sebagai coworking space sebesar 60% menjadi 120 ribu meter persegi. “Jumlah operatornya pun meningkat, baik lokal maupun internasional menjadi 41 operator atau naik sebesar 8%,” kata James.

Potensi Bisnis Coworking Space

Sekretaris Jenderal Asosiasi Coworking Space Indonesia Felencia Hutabarat menuturkan jumlah coworking space meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Ia mencatat jumlah ruang kerja bersama ini semula hanya 45 unit pada tahun 2016. Angka tersebut tumbuh jadi 150 unit pada tahun 2017. Tahun lalu, asosiasi mencatat jumlah coworking space sudah lebih dari 270 unit. “Mayoritas penggunanya adalah pekerja industri kreatif dan digital yang bisa bekerja hanya dengan komputernya,” ucap Ellen.

Dia mengatakan, layaknya kantor konvensional, para profesional di ruang kerja bersama juga bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas penunjang kerja. Umumnya, layanan coworking space juga dikembangkan di sebuah gedung perkantoran yang besar. Bedanya, fasilitas tersebut dapat dinikmati bersama dengan komunitas kerja yang di dalamnya.

Baca Juga : Ingin Sewa Kantor Murah? Pilih Coworking Space

Ellen menuturkan banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh masyarakat menggunakan coworking space. Pertama, pekerja tidak perlu lagi memikirkan fasilitas perkantoran karena sudah tersedia, seperti pantry atau pun akses internet. Lalu, ruang kerja bersama ini memungkinkan pekerja untuk tidak harus lagi memikirkan perawatan aset karena sudah satu paket dari yang ditawarkan oleh operator.

Menurut Ellen, peminat coworking space akan terus bertambah terlebih lagi banyak profesi baru yang hanya membutuhkan laptop sebagai alat kerja. Saat ini saja, ucap Ellen, kantor-kantor konvensional mulai mengalihfungsikan menjadi coworking space. “Dengan kemudahan yang ditawarkan sangat memungkinkan bisnis ini akan tumbuh,” tutup Ellen.

Dapatkan informasi sewa kantor, serviced office, virtual office, dan juga coworking space di ipapa.

Iklan

Satu respons untuk “Bisnis Coworking Space Mulai Merambah Kota Kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.