Alasan Ribuan Driver Online Demo di Kantor Gojek

gojek, kantor gojek
Demo driver Gojek pada beberapa waktu lalu – @detikcom

Kurang lebih 5.000 driver online mobil dan motor mitra Gojek ingin melaksanakan aksi unjuk rasa di depan kantor mereka hari ini, Senin (5/8).

Ada beberapa hal yang akan mereka tuntut, mulai dari insentif hingga skema penangguhan (suspend).

Seperti dilansir katadata.co.id, Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengatakan, mitra pengemudi roda dua atau ojek online menuntut dua hal. Yang pertama, membuka suspensi mitra yang masih bisa ditoleransi.

Baca Juga : Gojek Jadi Startup Decacorn Pertama Indonesia, Bernilai USD 10 Miliar

Yang kedua, meninjau dan juga mengaktifkan kembali status putus mitra. Menurut Igun, hal ini sesuai dengan pasal 14 Peraturan Menteri Hubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Hari senin, massa yang akan turun aksi di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan ada sekitar 5 ribu. Itu gabungan dengan (mitra pengemudi) roda empat,” katanya. Rencananya, unjuk rasa akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, mitra pengemudi kendaraan roda empat Gojek menuntut beberapa hal. Pertama, reformasi manajemen Gojek Indonesia. Yang kedua, stop penerimaan mitra pengemudi baru. Yang ketiga, mengembalikan insentif dan tarif yang dinilai manusiawi.

Keempat, meminta adanya perjanjian kerja sama niaga transportasi online secara tertulis yang melibatkan negara antara Gojek Indonesia dan Gerhana. Hal ini agar tidak terjadi lagi keputusan sepihak dari Gojek.

Gerhana adalah asosiasi mitra pengemudi kendaraan roda empat atau taksi online.
“Kurang lebih 1.000 mitra pengemudi (kendaraan roda empat) akan aksi damai di kantor Gojek,” ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Driver Online (Sekjen ADO) Wiwit Sudarsono.

Persoalan suspensi dan juga tarif sebenarnya telah disampaikan para mitra pengemudi baik ojek ataupun taksi online sejak lama. Kedua hal ini juga sudah diatur Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kebijakan taksi daring yakni Permenhub Nomor 118 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus.

Kemudian, untuk ojek online telah diatur dalam Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 dan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 348 Tahun 2019 tentang pedoman perhitungan biaya jasa penggunaan sepeda motor, yang digunakan untuk kepentingan masyarakat yang dilakukan dengan aplikasi.

Satu respons untuk “Alasan Ribuan Driver Online Demo di Kantor Gojek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.