Tren Virtual Office, Kantornya Karyawan Milenial

virtual office, ruang kantor, kantor
Ilustrasi Virtual Office – allevents.in

Dengan makin mudahnya teknologi komunikasi, mendorong tren bekerja diluar kantor, atau bahkan sama sekali tidak perlu punya kantor. Ekosistem pekerjaan seperti biasanya banyak dikerjakan para pekerja milenial.

Selain konsep ruang bersama (coworking space), tren lainnya yang muncul yaitu virtual office. Konsep kantor virtual ini mengakomodasi perusahaan yang memang tidak terlalu membutuhkan kantor dari segi operasional atau kegiatan usaha yang dilakukannya.

Baca Juga: 5 Tips Bekerja Dengan Virtual Office

Sekjen Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia ( PERJAKBI) Hadi Nainggolan, mengungkapkan virtual office sendiri banyak membantu perusahaan kecil, umumnya perusahaan rintisan (startup) yang memang tidak membutuhkan ruang kantor dalam operasionalnya.

” Virtual office itu sebuah revolusi cara berkantor. Legalitas dan kedudukannya sah, diatur regulasi. Yang membedakan hanya fungsinya, karena itu yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Hadi yang juga pemilik virtual office bernama Graha Inspirasi di bilangan Kalimalang, Jakarta Timur ini menerangkan, banyak perusahaan rintisan yang tidak cukup memiliki biaya untuk menyewa kantor.

Disisi lain, mereka butuh kantor fisik untuk membantu urusan administrasi seperti surat menyurat, domisili, hingga legalitas badan usaha.

“Seperti contoh saya sewa virtual office, saya dapat ruang untuk melakukan meeting, kantor virtual bisa terima surat, kalau ada telepon kita bisa langsung forward ke tenant bersangkutan,” ucap Hadi.

Menurutnya, tren virtual office akan tumbuh pesat di masa mendatang seiring banyaknya perusahaan-perusahaan rintisan. Hingga saat ini, PEJAKBI mencatat virtual office di Indonesia jumlahnya sudah mencapai 170 ribuan unit.

Peminat virtual office juga terus mengalami peningkatan. Potensi pengguna virtual office di Indonesia dalam kurun waktu 15 tahun mendatang bisa mencapai 2 juta pengguna.

“Mereka kan kerjanya di luar, tidak terlalu membutuhkan ruangan. Mereka bisa kerja dimana saja, contoh pekerjaannya bisa dikerjakan dari rumah. Itu kenapa virtual office itu suatu kebutuhan dalam revolusi perkantoran saat ini,” ucap Hadi.

Perusahaan yang banyak membutuhkan virtual office seperti startup, programmer, developer aplikasi, jasa fotografer, dan industri kreatif lainnya.

Pilihan menyewa perkantoran, apalagi di Jakarta, tentunya akan sangat memberatkan mereka.

Penghematan lainnya, perusahaan virtual office tidak perlu mempekerjakan karyawan di bagian administrasi atau pekerjaan kantor lainnya.

Baca Juga: Tips Melilih dan Mencari Virtual Office di Jakarta

Dalam skemanya, penyedia kantor virtual juga menyediakan resepsionis, penerima telepon, hingga office boy. Virtual office juga menyediakan ruang meeting yang bisa digunakan secara bergantian.

“Banyak pengusaha muda merintis usaha kreatif, modalnya sedikit, dengan virtual office itu sangat membantu, apalagi bagi pengusaha pemula. Saya ibaratkan, kalau dia harus sewa kantor, untung juga belum, tapi harus bayar mahal untuk sewa. Jadi virtual office sangat membantu,” jelasnya lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.