2018, Pasar Ruang Perkantoran dan Kondominium Bangkit

perkantoran, gedung kantor, gedung perkantoran, ruang kantor, sewa kantor

Ilustrasi perkantoran – usabusinessradio.com

Bisnis properti di segmen-segmen tertentu diyakini akan mentereng di tahun 2018 ini. Meskipun berbarengan dengan tahun politik, namun hal tersebut tak terlalu berpengaruh. Di Jakarta, contohnya, pasar kondominium dan perkantoran diperkirakan menjadi sektor yang paling berkilau. Bahkan di kawasan pusat bisnis atau central business district (CBD) sudah terlihat sejak akhir tahun lalu.

“Take up di 2017 itu sudah bisa dikatakan (naik) dua kali lipat dari tahun 2016. Jadi jelas, GDP growth sudah bisa nendang, sudah bisa memberikan pertumbuhan yang lebih sehat dari pada 2016,” kata Handa Sulaiman, Head of Research DPP Real Estate Indonesia (REI) dalam sebuah diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : 11 Gedung Perkantoran Baru Siap Beroperasi di Luar Kawasan CBD

Hasil Kajian Cushman and Wakefield yang dikutip Handa menunjukkan, sewa ruang perkantoran di kawasan ini mencapai 187.000 meter persegi atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2016 yang hanya 83.300 meter persegi.

Pada tahun ini, diperkirakan sewa ruang kantor kembali naik hingga 210.000 meter persegi.

Kondisi yang sama juga ditunjukkan oleh segmen perkantoran di luar kawasan CBD. Walaupun kenaikannya tipis, yakni dari 111.500 meter persegi di tahun 2016 menjadi 123.300 meter persegi di tahun 2017, Tapi optimisme itu masih ada. Sejumlah pengembang secara agresif merambah daerah.

Tahun ini, kenaikan akan kembali terjadi dan diperkirakan hingga mencapai 195.500 meter persegi.

“Sekalipun jumlahnya lebih kecil tapi jelas terlihat pertumbuhan itu terjadi. Dan itu karena pasokan bertambah, jadi pertumbuhan akan berlanjut di tahun 2018,” kata Handa.

Walau terjadi kenaikan sewa, tetapi belum barengi dengan kenaikan harga. Hal ini karena masih kompetitifnya persaingan bisnis di sektor ini, terutama setelah melimpahnya pasokan perkantoran sewa sejak tahun 2015.

Setidaknya fenomena ini dapat dilihat dari pemandangan langit perkantoran di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Di beberapa lokasi sudah bisa dijumpai gedung-gedung pencakar langit dengan ketinggian lebih dari 45 lantai.

“Pasokannya memang melimpah, sedangkan take up meskipun membesar namun tidak bisa catching up. Karena gedung-gedung yang baru ukurannya lumayan besar,” ujar Handa.

Pasar Kondominium

Sementara pada sektor kondominium, perkembangan positif juga terlihat pada kuartal empat 2017. Walupun pertumbuhannya masih sangat tipis karena tingginya pasokan.

“Saya selalu mengatakan, we have seen the bottom. Jadi pertumbuhan market kondominium ini sudah kita lihat di belakang kita, walau pertumbuhannya soft,” kata dia.

Optimisme pertumbuhan bisnis properti juga disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara.

Seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini, bisnis properti diyakini akan mendapat efeknya.

Walupun terjadi guncangan politik karena saat ini kontestasi pilkada serentak tahun 2018, tetapi tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan. Begitu juga dengan guncangan politik menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 nanti.

Kata Mirza, masyarakat Indonesia sudah cukup teredukasi dalam menghadapi kontestasi politik semacam ini.

Baca Juga : Salah Pilih Gedung Perkantoran, Nasib Bisnis Bisa Jadi Taruhan

“Paling dampaknya hanya ramai di dunia maya seperti medsos dan Whatsapp (WA) saja. Jangan karena sedang tahun politik, lalu menyurutkan niat untuk bangun ekonomi dan bangun rumah,” ucap Mirza.

Ia juga memastikan, sektor perbankan juga siap dalam membantu perkembangan bisnis properti.

“Jika tanya likuiditas, likuiditas bagus. Apa yang jadi tolak ukur likuiditas? Bunga,” pungkas Mirza.

 

Sumber: Kompas.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.