11 Gedung Perkantoran Baru Siap Beroperasi di Luar Kawasan CBD

Konsultan properti Colliers International mengatakan, ada sebelas perkantoran baru yang akan beroperasi di luar kawasan CBD pada tahun 2018 ini.

“Akan ada 11 gedung perkantoran yang akan selesai proses pembangunannya dan akan mulai beroperasi di sepanjang 2018. Belasan gedung perkantoran ini akan berkontribusi terhadap pasokan ruang kantor di Ibukota yakni sekitar 250.000 meter persegi,” kata Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/4).

11 Gedung Perkantoran Baru di Jakarta

Sebelas gedung perkantoran itu antara lain adalah tiga gedung di wilayah Jakarta Pusat (One Tower, Wisma Kartika, dan Tamansari Parama), dan dua gedung ada di Jakarta Barat (Ciputra International Office Tower 1 dan St Moritz Office Tower).

gedung perkantoran, gedung kantor, perkantoran, one tower

Gedung Perkantoran One Tower

Baca Juga : Geliat Bisnis Digital Pacu Bisnis Perkantoran Jakarta

Di kawasan Jakarta Selatan, ada lima gedung baru yakni Soho Pancoran, Robina Tower, dan One Belpark Office. Termasuk juga dua gedung perkantoran baru di bilangan TB Simatupang, gedung The Sima dan Zuria. “Kedua gedung itu (The Sima dan Zuria) akan menambahkan pasokan kumulatif dari seluruh kawasan perkantoran di kawasan bisnis TB Simatupang mencapai sekitar satu juta meter persegi pada 2018,” ujarnya.

the sima, gedung perkantoran, gedung kantor, perkantoran

Gedung Perkantoran The Sima

Sedangkan untuk wilayah Jakarta Utara, katanya, akan ada banyak kawasan gedung perkantoran terkhusus di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK), seperti Arcade Business Center pada 2018 dan Agung Sedayu Office Tower pada 2019 mendatang.

Ia menjelaskan, ekspansi gedung perkantoran komersial di PIK akan melengkapi konsep kawasan bisnis terintegrasi dimana pusat perbelanjaan dan pembangunan perumahan kalangan atas sudah dibangun sebelumnya.

Berdasarkan data Colliers, jumlah suplai ruang kantor di Jakarta akan menjadi yang terbesar pada tahun 2018 ini, jika dibandingkan dengan jumlah suplai ruang perkantoran tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut karena sejumlah proyek gedung perkantoran yang baru masuk pada tahun 2018 semuanya berukuran sangat besar, seperti dua gedung baru di kawasan CBD yakni Prosperity dan Treasury Tower. Kedua gedung baru tersebut akan berkontribusi terhadap penambahan ruang perkantoran sekitar 200.000 meter persegi.

Baca Juga : Tips Sewa Kantor di Kawasan Bisnis Jakarta

Sedangkan secara keseluruhan, jumlah pasokan perkantoran kumulatif pada Kuartal Pertama 2018 di Jakarta adalah 6,2 juta meter persegi.

Hal tersebut sudah termasuk sekitar 470.000 meter pesergi ruang perkantoran baru yang akan beroperasi sepanjang tahun 2018.

Selain itu, kondisi saat ini adalah “tenant market”, yang berarti pihak yang membeli ruang perkantoran lebih memegang kendali, maka dengan demikian harga transaksi juga bisa berpotensi jauh lebih rendah daripada harga penawaran.

Sejak awal tahun, Colliers sudah menyoroti kelebihan pasokan perkantoran dan apartemen di Ibukota dan wilayah sekitarnya yang dinilai bisa mengakibatkan dinamika pada sektor properti di tahun 2018.

 

Sumber: okezone.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.